Karya Ilmiah
TESIS (4708) - Reformulasi Prosedur Formal Amandemen Konstitusi : Sebuah Studi Perbandingan Konstitusi Terhadap Tingkat Kesulitan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Penulisan tesis ini berangkat dari permasalahan terkait tidak dilaksanakannya amandemen UUD NRI 1945 di tengah urgensi kekosongan hukum konstitusional. Padahal sebagai upaya mewujudkan the living constitution, sudah seharusnya konstitusi mampu mengakomodir kebutuhan konstitusional yang berkembang dari masa ke masa. Atas dasar tersebut, Penulis mengerucutkan pada 2 (dua) rumusan masalah yaitu: a) Desain persyaratan dan prosedur amandemen formal dalam berbagai konstitusi; dan b) Penataan kembali ketentuan amandemen konstitusi secara formal dalam UUD NRI 1945. Rumusan tersebut bertujuan untuk menemukan pengaruh desain prosedur amandemen konstitusi terhadap kriteria rigid dan fleksibel dalam suatu konstitusi yang kemudian dapat dijadikan pertimbangan dalam mereformulasi desain ketentuan amandemen konstitusi secara formal yang paling kompatibel untuk diterapkan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan perbandingan. Penelitian ini berangkat dari tataran konseptual terkait konstitusi dan konstitusionalisme, serta konseptual pembentukan dan perubahan konstitusi. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini, diketahui bahwa tiap-tiap negara memiliki perbedaan secara prosedural, pathways atau jalur amandemen, hingga perbedaan amendment threshold. Komponen-komponen tersebut berimplikasi pada tingkat kesulitan amandemen konstitusi pada masing-masing negara. Setelah melalui tahap perbandingan tersebut, diketahui bahwa konstitusi Indonesia secara prosedural dapat dikatakan lebih fleksibel dibandingkan negara-negara yang telah Penulis analisis sebelumnya (Jepang, Amerika Serikat, Belanda, India, Malaysia, dan Uzbekistan). Di lain sisi berdasarkan analisis konsep supply dan demand dalam amandemen konstitusi, ditemukan bahwa tidak dilaksanakannya amandemen konstitusi di Indonesia ialah akibat dari ketiadaan amendment culture. Dengan demikian diperlukan solusi implementatif yakni upaya menumbuhkan amendment culture dan reformulasi prosedur amandemen formal yang lebih memadai.
Kata Kunci: Konstitusi; Amandemen Formal; Studi Perbandingan; Reformulasi.
231221059 | 4708 Nov r | Ruang Tesis | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain