Karya Ilmiah
TESIS (4228) - Hak Tanggungan Pada Hak Guna Bangunan Di Atas Tanah Hak Milik Yang Berakhir Jangka Waktu
Tanah merupakan salah suatu unsur yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia sehingga penggunaannya harus dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Agar tidak menimbulkan konflik, aturan mengenai hak dan kewajiban masing masing individu mengenai status hak atas tanah harus diatur secara tertulis. Menurut Pasal 51 UUPA, hak atas tanah berupa Hak Milik, Gak Guna Usaha dan Hak Guna Bangunan dapat dibebebani jaminan Hak Tanggungan. Hak Tanggungan dapat dibebankan di atas tanah Hak Guna Bangunan yang berdiri di atas tanah Tanah Hak Milik, di atas Tanah Hak Pengelolaan dan di atas Tanah Negara. Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah menyatakan bahwa Hak Guna Bangunan atas Tanah Negara dan Tanah Hak Pengelolaan diberikan jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun, sedangkan Hak Guna Bangunan atas Tanah Hak Milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) tahun dan tidak dapat diperpanjang, tetapi dapat diperbarui dengan akta pemberian hak guna bangunan di atas hak milik. Dengan demikian, penulis memepertanyakan beberapa hal yang dituangkan dalam rumusan masalah pertama yaitu mengenai Keabsahan pembebanan Hak Tanggungan pada Hak Guna Bangunan di atas tanah Hak Milik dan rumusan masalah kedua yaitu Eksistensi Hak Tanggungan ketika jangka waktu Hak Guna Bangunan di atas tanah Hak Milik telah berakhir. Penelitian tesis ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual.
Kata kunci: Hak Tanggungan; hak guna bangunan; jangka waktu berakhir
031914253013 | 4228 Isw h | Ruang Tesis | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain