Karya Ilmiah
TESIS (1303) - Akad Bai Al Murabahah Pada Pembiayaan Perumahan di Bank Syariah
Permasalahan hukum yang melandasi kajian margin keuntungan dalam
Akad Bai al Murabahah dalam pengadaan rumah dibenarkan oleh Syariah dan apakah
obyek dalam pembiayaan murabahah pengadaan rumah dapat dialihkan.
Margin keuntungan dalam murabahah dibenarkan syariah dengan alasan :jual
beli merupakan suatu transaksi yang mulya yang disebut dalam firman Allah. Surat Al
Baqarah 92) : 275. Murabahah merupakan salah satu jenis jual beli yang dianjurkan
dalam sunnah Nabi Muhammad`SAW Salah satu rukun murabahah adalah Harga
(Tsaman) yang memiliki unsur Harga Beli , Margin Keuntungan dan Harga Jual. Dalam
jual beli telah terjadi perpindahan kepemilikan sejak terjadi ijab dan qabul. Demikian
pula halnya dengan jual beli murabahah. Objek pembiayaan murabahah telah berpindah
kepemilikan menjadi milik nasabah. Kewajiban nasabah ialah membayar hutang piutang
karena penundaan pembayaran yang terjadi. Apabila objek murabaha dijadikan objek
jaminan, maka tidak dapat dipindah tangankan dan apabila objek jaminan hutang
piutangnya adalah benda lain , maka objek pembiayaan murabahah tidak melanggar
prinsip murabahah apabila dipindah tangankan.
Sehingga disarankan Untuk menjaga konsistensi terhadap kepatuhan pada
prinsip syariah, maka diperlukan pembinaan dan pencerahaan terhadap SDM bisnis
syariah.Kepatuhan atas prinsip syariah harus dilakukan oleh semua pihak yang terlibat
dalam bisnis syariah. Nasabah harus menjaga amanah bahwa objek pembiayaan yang
dijadikan salah satu objek jaminan adalah untuk menjaga keseriusan nasabah
menyelesaikan hutangnya
030810591 | 1303 | Ruang Tesis | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Digudangkan |
Tidak tersedia versi lain